Pair Programming Mampu Meningkatkan Kualitas Kerja Programmer?

News Pic

Pernah mendengar istilah pair programming? Bagi Anda yang berkecimpung di bidang pemrograman, tentu sudah tidak asing dengan istilah ini. Pair programming merupakan suatu teknik transfer ilmu pemrograman di mana dua orang programmer bekerja bersama dalam satu komputer untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi.

Teknik pair programming dipercaya mampu meningkatkan kualitas kerja para programmer. Benarkah demikian? Hingga saat ini, hal tersebut masih menjadi perdebatan. Pada mekanismenya, dua orang bekerja bersama dalam satu waktu, berbagi komputer yang bisa menggunakan tool screen sharing atau monitor eksternal plus keyboard. Jadi, keduanya menatap monitor yang sama, berdiskusi, dan mengetikkan kode yang sama pula. Muncullah rumor yang bahkan mungkin telah menjadi legenda di kalangan programmer bahwa pair programming merupakan cara untuk meningkatkan kualitas.

Bagaimana bisa? Pair programming bukan secara ‘mendadak’ menigkatkan kualitas, melainkan produktivitas dalam melakukan programmig yang dihasilkanlah yang akan meningkatkan kualitas kerja programmer tersebut.

Peningkatan produktivitas tidak dihitung berdasarkan minggu atau bulan, tetapi harian bahkan jam. Logikanya sederhana. Ketika seseorang duduk di samping Anda dan mengerjakan pekerjaan yang sama, tentu Anda akan terpacu untuk bekerja lebih giat lagi. Hasilnya, produktivitas otomatis akan meningkat.

Sebagai contoh misalnya Anda telah berusaha keras membuat presentasi PowerPoint, tetapi mengalami kebuntuan, sehingga Anda harus menghentikan pekerjaan itu cukup lama. Di saat yang sama, teman Anda berkunjung dan Anda memintanya untuk membantu menyelesaikannya. Atau, Anda sedang melakukan input data di Excel dengan jumlah yang banyak. Lantas, Anda meminta teman Anda untuk membantu mendiktekan sehingga Anda tinggal mengetikkannya. Tanpa disadari, Anda telah bekerja berpasangan. Terlepas dari jenis permasalahan yang dihadapi, bekerja berpasangan akan membantu Anda dalam menentukan pilihan dan terus bergerak sehingga terhindar dari ‘kebuntuan’ yang cenderung menyita banyak waktu. Sebagai programmer, Anda harus lebih berhati-hati. Mengingat ranah kerja programmer memiliki banyak godaan, di mana saat menulis kode atau mencari ide-ide baru di internet sering kali tergoda untuk chatting, bermain facebook, atau hanya sekadar membuka email. Setelah fokus kembali ke pekerjaan baru menyadari bahwa banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Anda tidak akan tergoda untuk bermain media sosial apabila bekerja berpasangan. Ketika ada orang lain yang menatap monitor komputer yang sama, tentu Anda akan segan untuk mengalihkan perhatian ke hal-hal yang membuat Anda melantur. Anda akan tetap fokus pada pekerjaan dan menyelesaikannya tepat waktu atau bahkan mungkin lebih cepat. Pekerjaan yang biasanya dapat Anda selesaikan dalam beberapa hari, bisa diselesaikan dalam hitungan jam ketika bekerja berpasangan. Bekerja berpasangan begitu intens, sehingga membutuhkan stamina dan konsentrasi yang tinggi. Dalam sehari, bekerja berpasangan selama 6 hingga 8 jam dapat menyebabkan kelelahan pada otak, karena Anda harus selalu fokus. Meski demikian, hasil akhirnya tidaklah mengecewakan karena akan menunjukkan progres yang lebih baik dibandingkan dengan bekerja sendiri.

Dalam bidang pemrograman, bekerja berpasangan mampu menghasilkan kode yang lebih berkualitas dengan sedikit bug. Namun, bukan berarti menugaskan dua pengembang Java pada basis kode NodeJS akan serta-merta meningkatkan kualitas. Kemampuan atau keterampilan penting tetapi tidaklah mendominasi, karena yang lebih penting adalah waktu dan eksekusi.

Ketika dua orang bekerja bersama akan memicu timbulnya rasa tanggung jawab bersama dan secara lebih lanjut akan meningkatkan produktivitas. Bekerja bersama memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan bekerja sendiri. Saat bekerja sendiri, mungkin Anda akan lebih banyak mencari alasan. Sementara ketika bekerja bersama, secara otomatis terbentuk tim kecil yang akan menemukan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi dalam pekerjaan.

Jadi, rumor tentang pair programming yang mampu meningkatkan kualitas bisa dibilang benar adanya apabila dilihat dari segi peningkatan produktivitas dalam jangka pendek.

Bagikan artikel ini